Perilaku buruk orang tua yang mempengaruhi anak  

Posted by: miss hang in

Chapter 1

Ada beberapa perilaku buruk orang tua yang secara tidak langsung mempengaruhi perilaku anak di dalam rumah tangga. Salah satunya adalah Merasa Gengsi untuk Menyapa terlebih dahulu ketika kita memarahi anak kita terlebih dahulu secara berlebihan.

Apabila kita sudah terlanjur marah besar terhadap anak kita, biasanya rasa marahnya terbawa sampai berhari-hari, ya tentu saja pada ujungnya kita akan enggan menyapa anak kita ataupun sebaliknya karena rasa kesal ditambah rasa gengsi yang mengganjal. Masing-masing menunggu untuk memulai lagi hubungan yang normal. Jika ini terjadi berarti kita telah membuat suatu kerancuan dalam proses mendidik anak, anak kita tidak bisa lagi membedakan apa yang salah, apakah perilakunya? Atau dirinya secara pribadi. Anak kita akan merasa bahwa secara pribadi dia juga kurang disukai dan biasanya hal ini akan membuat dirinya agak menderita, padahal dalam proses mendidik anak kita harus jelas menyampaikan pesan moralnya bahwa yang tidak kita sukai adalah perilakunya dan bukan pribadinya.

Siapakah seharusnya memulai hubungan ini kembali? Ya, tentunya orang tuanya yang memulai manakala anak kita mulai menunjukkan tanda-tanda perdamaian dan mulai mau mengikuti apa yang kita inginkan. Jangan tunda-tunda lagi, segeralah memulai pembicaraan dengannya, ajaklah kembali bicara seperti biasanya, jika perlu mintalah maaf atas apa yang terjadi pada kita dan anak kita dan biasanya anak kita pun akan ikutan untuk meminta maaf. Jelaslah dengan ini pula kita memberi pesan bahwa sesungguhnya yang tidak kita sukai adalah perilakunya dan bukan anak kita secara pribadi.

This entry was posted on 3:47:00 AM and is filed under . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langganan: Posting Komentar (Atom) .

0 soul

Posting Komentar