Last Posting  

Posted by: miss hang



Sekarang Mey Pindah Rumah.........

tapi rumahku yang ini tetep dibuka (",)

so... tengok-tengok rumah baruku yah????
alamatnya ------> disini

thanks to blogger dah nyediain tempat buat mey sewa... hehehe..

sista'2ku di 15 minute,... liatin tempatku yah?? (ntar kita bikin acara disana)
ade2 n kk2,.. om2 n tante2,... temen2 laennya, tamu2 yang terhormat... dipersilahkan juga mampir di tempat baruku....

silahkan.. silahkan...
jangan lupa ang pao nya yah????
bawa makanan juga... wkwkwkw......

ni wey,... mey cinta banget rumah yang ini, walaupun kadang bikin gondok abisnya akhir2 ini error mlulu (bikin aq ambil keputusan beli rumah)
tapi apapun itu, mey tetep cinta rumah ini,....

sometimes... who knows???

buat semuanya.. jangan lupa yahh????
C U...

True Love Tag  

Posted by: miss hang in


Tag again,.. and from Gaty again,… thanks Gat,…
And Now.. whatt???? True Love???
Toing…toing… somethin’ ‘bout true love?
I must worried, ‘coz a have a different ways of thinking ‘bout this..


1.What does true love mean to you?
True Love is more than a feeling. ‘somethin’ ‘bout heart, mind and soul

2.How do you know you're really in love?
When I have a different feeling with someone

3.How many times in your life have you fallen in love?
I do not remember yet… hahaha.. just joking.. Three times and no more..

4.Have you ever fallen out of true love because you were mad at the moment?
No

5.Do you feel love and physical attraction are the same thing?
No, love is not just about a that, but more than a physical attraction.

6.If your true love became ill or disfigured, would you continue to love them the same way?
Maybe (“,)

7.Should anyone else be able to tell you who to love or not love?
Surely No.

8.Do you believe people that ended up divorced were ever truly in love?
Yes i believe

9.Would you give up something you want for someone you love?
Of Course

10.If you truly love someone, do you feel it should be unconditional?
Tentu saja ya...


this tag for calvin, nurul, and qie..


The Rules:
*Copy the questions and answer them honestly!

My Hope is In You  

Posted by: miss hang in , ,


Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu?,
ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit, Engkau disana;
jika aku menaruh tempat tidurku didunia orang mati,
disitupun Engkau.

Jika aku terbang dengan sayap fajar,
dan membuat kediaman di ujung laut,
juga disana tangan-Mu akan menuntun aku
dan tangan kanan-Mu memegang aku.

Jika aku berkata:
"Biarlah kegelapan saja melingkupi aku,
dan terang sekelilingku menjadi malam,"
maka kegelapan bagi-Mu,
dan malam menjadi terang seperti siang;
kegelapan sama seperti terang

Mazmur 139:9-12



ada kesukaan saat membaca ayat ini, ternyata tidak ada tempat yang paling teduh selain dekat denganNya, semakin aku menjauh, semakin Tuhan hampir denganku
semakin aku terkekang dengan beban berat, Tuhan melepaskannya dengan kasih,
semakin aku terpuruk dengan keadaan, Tuhan datang menghibur dan memberi kelegaan.

Thanks Dad, untuk setiap detik kasih sayang dan kesetiaanMu padaku,
siapakah aku Tuhan sehingga Kau mau berkorban untukku? Aku cuma segumpal debu yang kau buat dengan tanganMu yang penuh kasih dan hembusan nafas hidup dengan cuma-cuma dari engkau sungguh, tidak dapat kubalas semuanya..


Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan
segala kebajikan-Nya padaku?

Mazmur 116:12



Pakailah aku Tuhan sesuai kehendakMu....

Ayat Emas Hari Ini...  

Posted by: miss hang in

Amsal 4 : 4

"aku diajari ayahku, katanya
kepadaku: "Biarlah hatimu
memegang perkataanku;
perpeganglah pada petunjuk-
petunjukku, maka engkau akan
hidup.



thanks God, buat semua petunjukMu dalam hidupku..
segala sukacita, pengharapan dan kehidupan yang lebih baik
aku percaya Engkau selalu sedia buatku...

Keajaiban Serat Untuk Payudara Anda (Women's Only)  

Posted by: miss hang in


Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang banyak menyerang wanita. Tercatat lebih dari 1 juta wanita di dunia terdiagnosis penyakit ini setiap tahunnya. Salah satu cara untuk mencegah kanker payudara adalah dengan mengikuti pola makan yang sehat.

Hasil penelitian yang tercantum pada International Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa konsumsi serat dalam jumah yang tinggi (30 g/hari atau lebih) dapat membantu menurunkan tingkat risiko kanker payudara seperti wanita muda hingga 52%. Hal ini disebabkan karena makanan yang mengandung serat biasanya memiliki kandungan senyawa antioksidan yang tinggi (contoh:buah-buahan).

Selain itu, serat juga berperan dalam pengaturan kadar hormone oesterogen yang diyakini berhubungan dengan kanker payudara. Perlu diketahui bahwa pencegahan kanker payudara dengan serat ini tidak berlaku pada wanita yang telah mengalami menopause.

Berarti, anda para wanita harus mulai menjaga diri sejak dini. Jangan sampai terlambat.


sumber : Slim and Style

Aku Harus Berubah...  

Posted by: miss hang in


Ketika membaca postingan kris tentang Bapa Aku Mau, Ini Aku Mau Itu, aku teringat dan bahkan langsung merasa diri kalau aku (kurang lebih) punya tipe seperti itu. Terlalu banyak protes pada Tuhan.

Tuhan, kenapa sih aku begini??,..
kenapa aku harus begitu??,..
kenapa ngalamin hal ini??,..
kenapa mesti lewati hal itu??,..

Tuhan aku ingin seperti ini !!..
Aku mau sukses seperti itu !!..
Aku harus punya seperti ini !!..
Aku mesti dapetin itu !!..


padahal semestinya aku harus bersyukur, karena ternyata masih banyak diluar sana yang jauh lebih berkekurangan daripada aku,.
Ketika dalam suatu perjalanan ke kantor dan berhenti disebuah persimpangan ada seorang pedagang asongan yang sedang menawarkan dagangannya tanpa malu dan ragu, berusaha membujuk dan tak berhenti dari satu mobil ke mobil lain.
Aku membayangkan pedangan itu, siang dan malam, hujan dan panas, tetap saja berjualan untuk menghidupi dirinya dan (mungkin) keluarganya.
Aku melihatnya dan berpikir, mereka saja tidak mengeluh, kenapa aku mesti mengeluh kepada Tuhan dengan segala keberadaanku sekarang.
Bahkan pengemis dipinggir jalan saja tidak mengeluh dengan keberadaan mereka, yang kulihat malah anak-anak kecil yang mengemis tak pernah menangisi kehidupan mereka.
Hidupku mungkin sedikit lebih baik dari mereka tapi mereka sangat menghargai keberadaan mereka..

Selama ini aku terlalu banyak meminta dan menuntut kepada Tuhan, padahal aku belum pernah memberi yang terbaik buatNya.
Semua pikiran, perkataan bahkan setiap niat yang datang dari hatiku yang tidak baik, harus aku buang jauhhhhhh......
Itu tidak baik buatku (buat pertumbuhan imanku)...

Padahal, aku ini kan anakNya, jadi tanpa menuntut dan memaksapun sebenarnya Tuhan tahu apa yang terbaik buatku dan menyediakan segala kebutuhanku tanpa aku minta. Hanya dengan cara lebih dekat dan mencoba mengerti maksud dan kehendak Tuhan dalam hidupku.

Mungkin sebaiknya cara ”meminta”ku kepada Tuhan mesti ditinjau lagi, sehingga dengan demikian yang ada hanya bagaimana caranya aku mengucap syukur dengan segala yang aku miliki sekarang, orang tua, saudara, sahabat-sahabat, pekerjaan, kesehatan dan lain-lain lagi. Biarlah Tuhan yang me’manage kehidupanku karena Tuhan lebih tahu apa yang aku butuhkan sekarang, apa yang aku perlu sekarang.

Ada Malaikat Penolong  

Posted by: miss hang


Thanks God,..
itu kata pertama yang keluar secara spontan ketika mendengar berita itu..

Tuhan sudah melindungi mama, papaku dari bahaya.
Semalam ketika pergi pelayanan di daerah luar kota (Girian, Bitung)
diperjalanan mereka hampir saja kecelakaan, mobil yang mereka bawa hampir kena tabrakan beruntun yang terjadi.... oleng dan kehilangan arah, nyaris terhimpit diantara kontainer dan bus trans sulawesi, dan sebuah bus yang besar juga di depan.

Puji Tuhan, tak ada satupun yang apa-apa.. dan lebih heran lagi, mobilnya gak ada goresan satupun di mobil....

Dan ketika beribadah Tuhan memberikan petunjuk, bahwa ketika hal itu terjadi, ada Malaikat Tuhan yang melindungi mama, papa dan semua orang yang ada di dalam mobil sehingga semuanya tak apa-apa. Ada satu malaikat yang menahan kontainer, satu lagi menahan bus trans, satu lagi yang menahan bus yang satunya dan ada berpuluh-puluh Malaikat yang melindungi semua sisi mobil kami.

Terima Kasih Tuhan....

Begitulah, ini bukan yang pertama kali terjadi saat mama dan papaku pergi pelayanan luar kota, apalagi ketika hendak pergi ke tempat pelayanan yang baru.

Aku,.. bahkan kami semua yakin... Tuhan sudah mengirimkan malaikatnya setiap saat untuk menjaga dan melindungi kita dari apapun...
Aku tak membayangkan kalau saja Tuhan tidak beserta dengan mereka... ahh...
Tuhan lebih tau semuanya... Terpujilah Tuhan....

Everything To Me  

Posted by: miss hang in




I grew up in Sunday school
I memorized the Golden rule
And how Jesus came to set the sinner free
I know the story inside out
I can tell you all about

The path that led Him up to Calvary
But ask me why He loves me
And I don’t know what to say
But I’ll never be the same
Because he changed my life when He became…

Everything to me
He’s more than a story
more than words on a page of history
He’s the air that I breath
The water I thirst for
And the ground beneath my feet
He’s everything, everything to me

We’re living in uncertain times
And more and more I find that I’m aware
Of just how fragile life can be
I want to tell the world I found
A love that turned my life around
They need to know that they can taste and see
Now everyday I’m praying
Just to give my heart away
I want live for Jesus
So that someone else might see that he is…

Everything to me
He’s more than a story
more than words on a page of history
He’s the air that I breath
The water I thirst for
And the ground beneath my feet
He’s everything
And looking back over my life at the end
I’ll go to meet you saying you’ve been…

Harga Sebuah Kejujuran  

Posted by: miss hang in


Berapa Harga Sebuah Kejujuran?

seperti harta terpendam
seperti sebutir mutiara yang terhilang
seperti harga sebuah kebebasan

berapa banyak orang berbuat kejujuran?
tak banyak,..
karena sebuah kejujuran
datang dari ketulusan hati
keterbukaan,.. dan lapang dada
seperti menuai duka dalam kesenangan

berapa harga sebuah kejujuran?

seperti pedang bermata dua,_
karena kejujuran datang dan terungkap
dari rahasia hati dan keikhlasan

dari sebuah kejujuran akan timbul
kebenaran dan keadilan
dan dari kejujuran
menjauhkan diri dari kejahatan?

belajar dari sebuah kejujuran
akan mencegah hidup dari menyimpang

berpegang pada perkataan yang benar
akan mendatangkan sebuah kejujuran

berapa harga sebuah kejujuran?

berapapun itu, yang menikmatinya
adalah, yang melakukan sebuah kejujuran

sebuah hasil dari sebuah kejujuran
adalah kebebasan

Tuhan Memilihku  

Posted by: miss hang in


Kenapa Tuhan memilihku jadi anakNya?

karena aku unik dan istimewa
Anak gadisNya yang adalah salah satu dari karya ciptaanNya yang mulia didunia ini,
penuh dengan rancangan-rancangan istimewa yang
bahkan aku sendiri tak tahu apa itu,_

Tuhan memilihku karena alasan yang indah,
yaitu karena tak ingin aku tersesat
dan kehilangan arah tujuan,
karena tak mau aku menunggu terlalu lama
janji-janji yang lain yang tak kunjung datang,

Dan karena aku anak yang dikasihiNya karena ;
cinta, pengorbanan dan setiap tetesan darahNya itulah aku masih bertahan sampai sekarang,
ketulusan hati tanpa mengharapkan sesuatu itulah aku sangat mengasihiNya
setiap pemberianNya itulah yang membuatku selalu dekat denganNya
dan karena Dialah satu-satunya Bapaku yang terkasih disurga..

Bapa sudah memberiku banyak,
sebagai anak, aku harus membalas setiap kebaikanNya padaku..

Sempurna  

Posted by: miss hang in ,


Kau begitu sempurna
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan selalu memujamu

Di setiap langkahku ku kan
selalu memikirkan dirimu
Tak bisa ku bayangkan hidupku tanpa cintamu

Bridge:
Janganlah kau tinggalkan diriku
tak kan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Coda:
Kau adalah darahku, kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku, lengkapi diriku
oh sayangku kau begitu
sempurna .. sempurna

Kau genggam tanganku
saat diriku lemah dan terjatuh kau bisikkan kata
dan hapus semua sesalku

Back to bridge & coda


dedicate for.... my little angel in heaven
the perfect one that i ever had

Tentang Seseorang.......  

Posted by: miss hang in


Seberapa besar arti kehadiranmu dihatiku?
Seberapa penting arti tawa dan candamu dihatiku?

Tak tergantikan... itulah jawabannya

Lihat apa yang kau akibatkan sekarang?
Kami hampir pecah dan berpisah satu dengan yang lain,
Aku dan saudaramu yang lain....
Sebenarnya apa yang terjadipun aku tak tau
Yang ku tahu sekarang semua serba terhambat jarak, dan aku bersama saudaramu yang lainnya kini mulai menjaga jarak.

Semua berubah,
Kami mulai menyalahkan diri masing-masing.....
Dan aku hanya akan memulai harapan baru...
......... kapan hal ini berakhir .............

Hands and Eyes
Ketika tangan terluka, mata menangis
dan Ketika mata menangis, tangan menghapusnya

Ayat Emas Hari Ini...  

Posted by: miss hang

" janganlah takut, sebab Aku
menyertai engkau,
janganlah bimbang, sebab Aku ini
Allahmu
Aku akan meneguhkan, bahkan
akan menolong engkau
Aku akan memegang engkau
dengan tangan kananKu yang
membawa kemenangan "

Yesaya 41:10

Praise God......

My First Message In The Bottle  

Posted by: miss hang in

Here are the rules:

You are about to send a virtual Message In a Bottle across the Blog Ocean. Leave a message in the sand or on the bottle. Write anything you wish. Be a pirate or a poet. Serious or silly. Anonymous or not. What message would you like to send out to the universe?

1. Compose a message to place in your virtual bottle.

2. Right click and SAVE the blank graphic below.


3. Use graphics program of your choice to place the message on the picture.

4. Post the Message In a Bottle meme and your creation on your blog along with these rules.


5. Tag a minimum of 5 bloggers - or your entire blogroll - to do the same.


Notify them of the tag. Your virtual bottle will remain a float in the blogosphere ocean for all blogernity (That’s a mimism for blog + eternity.) Have fun!!!

Thank you so much gaty for the message,
this is a great surprise for me...



I like to send this message across the Blog Ocean to my beloved brother and friends,
my brother step at Forever Peace, kris at Invisilence, my sweety echa at Little Angel, hank at maknahidup, seli at Davlin's Room, my dearest one gaty at gratcianulis (i send back to you)and eta at Just A Simple Life..

Thanks for being my friends (",)

My Freedom  

Posted by: miss hang in


Aku baru saja pulang dari berlibur, dan saat pulang dari berliburku kali ini, aku teringat dengan kejadianku yang terakhir, kira-kira bulan September tahun yang lalu, saat terakhir kali aku merasa tersiksa ditinggal sendirian lagi, berusaha bangkit dengan sisa-sisa tenaga yang nyaris habis. Padahal aku biasa bepergian sendiri, tapi karena satu hal ini yang membuatku merasa perjalanan ku kali ini lain dari yang biasanya. Kata temanku hidup adalah pilihan, emank bener sih, tapi mungkin lebih tepat kesempatan.
Hidup adalah Kesempatan, aku harus memanfaatkan kesempatan itu. Kesempatan untuk membuktikan bahwa aku sekokoh tembok dan sangat kuat dalam menghadapi masalahku sendiri, kesempatan untuk meraih kebebasanku sendiri, memenuhi mimpi-mimpi dan sebuah kesempatan baru lagi untuk memulai segala sesuatunya dari awal.

Saat itu, aku punya kesiapan yang cukup, tetapi dia tidak akan pernah bersamaku lagi.
Setelah beberapa tahun hubunganku dengan seseorang berakhir, aku bertemu dengan seorang yang punya tipe "kekasih idamanku".
Kami banyak menghabiskan waktu bersama selama hampir setahun. Dia banyak membantu pekerjaanku, dia sering memintaku menemaninya dikantor, dia sering menjemputku sepulang kantor, ketika dia sakit dia datang menghabiskan harinya dirumahku, ngobrol dengan orang tuaku, setiap akhir pekan aku sering diajak berkunjung kerumah orang tuanya atau memasak dirumahnya.

Kami berencana berlibur bersama, meninggalkan semua kesibukan kami masing-masing.
Waktu itu kami berencana berlibur ke ibukota untuk mengisi cuti kami masing-masing. Dan kemudian, sebulan sebelum berangkat, dia pergi dan meninggalkan aku sendiri dengan tiket dan rencana perjalanan liburan kami. Setelah mengalami beberapa kali putus cinta, seolah-olah aku telah mengalami pengikisan hati sehingga nyaris tak tersisa lagi perasaan itu.
Inilah aku, seorang wanita berumur dua puluh enam tahun, dengan kesendirianku menghadapi kenyataan hidup dengan berusaha berbesar hati.
Pertanyaannya sekarang, apakah aku siap memenuhi mimpi-mimpiku sebelumnya untuk berlibur sendirian? Pilihannya sekarang : pergi atau tidak.
Andaikan aku harus sendirian selama beberapa waktu kedepan, aku akan memulainya dengan sendirian berlibur ke ibukota.

Jakarta, adalah tujuan perjalananku kali ini. Sekarang aku dihantui rasa takut bepergian tanpa seorang teman. Aku menguatkan hatiku sendiri dan akhirnya berangkat juga.

Aku tiba dibandara dengan perasaan panik dan bingung. Sambil menarik koperku pikiranku berjalan kemana-mana. Aku menyetop bus dan berusaha tenang, sampai akhirnya aku duduk didalam bus. Mobil-mobil yang lewat dengan hirup pikuk, catatan liburanku menjadi tak jelas kemana aku harus pergi dan melangkah. Turun disebuah pemberhentian bus dan berusaha mengingat lagi rute liburanku selanjutnya.

Aku berjalan perlahan, menyebrang ke jalan yang lain, memandang sekeliling, kelelahan karena kepanasan, menyetop taxi sampai akhirnya aku menemukan sebuah hotel kecil di kota ini. Aku berkeringat dingin dan terkulai, kehabisan semangat ketika melihat tempatku berisitrahat.

Aku tak bisa tinggal disini, tak bisa sama sekali. Aku benar-benar ingin mati. Aku merindukan sahabatku, pekerjaanku dan aku telah tiba dikota yang kata orang impian semua orang. Sendirian dan kesepian.
Sendirian, kesepian dan teramat ketakutan.

Tadinya aku ingin menemui orang-orang yang aku kenal di kota ini tapi akhirnya aku melakukan hal yang paling penting saat itu, pergi keluar, sekarang juga dan mencari tempat untuk bersantai, makan malam dan berjalan-jalan. Atau aku hanya akan bersembunyi di kamar yang kecil ini, menghabiskan impianku dan aku tak kan pernah bisa belajar menikmati dunia sebagai wanita lajang. Jadi, dengan sisa-sisa keberanian aku pergi keluar.

Hampir petang, suasana santai aku berjalan-jalan disekitar monas, menyusuri jalan-jalan dengan pohon yang rindang sambil sesekali berhenti mengambil gambar dan memperhatikan sekitar, mengamati anak-anak yang bermain. Tak ada seorangpun yang kulihat kelihatan gelisah dan terburu-buru. Kota ini indah, dan sekarang aku disini sendirian tetapi tidak kesepian. Keberhasilanku karena mengalahkan rasa takut telah membuatku merasa bebas dan tidak terikat dalam keterpurukan hidup.

Aku memilih-milih sepatu dan tas dan beberapa potong pakaian selama dua hari terakhir. Aku melakukan segala sesuatu yang dapat dikerjakan, dan liburan kali ini adalah liburan terhebat sepanjang masa. Aku kembali pulang sebagai seorang wanita yang percaya dengan kekuatan pemulihan bepergian sendiri.

Bepergian sendiri itu membuat aku dapat mengandalkan diri sendiri dan menghasilkan suatu keyakinan baru yang sangat berguna bagi kehidupan orang yang sendiri seperti aku.
Jakarta, menjadi tujuanku mengatasi tantangan-tantangan hidupku sendiri. Sekarang apabila aku menghadapi sebuah rintangan ataupun masalah lain, aku dapat mengatakan pada diri aku sendiri :
Kalau aku mampu ke Jakarta sendiri, aku juga mampu untuk dapat pergi ke manapun aku mau, dan aku mampu mengatasi segala tantangan hidupku sendiri, karena aku menikmati sendiriku, dan karenanya aku tak akan mungkin merasa kesepian.
Uang dapat dicari, tapi kebebasan untuk bertindak dan menikmati kesendirian itu susah ditemui.

Seperti Wanita  

Posted by: miss hang in

Seperti Wanita,
Tiap Wanita merasakannya, berbuat, melakukan, berpikir, emosional itulah Wanita.

Mengapa Wanita,
Tiap Wanita bertanya, jiwa, hati dan perasaan bekerja setiap saat. Berbicara mewakilii kedalaman hati yang tak terduga dan naluri seorang wanita yang tak dapat digambarkan secara nyata.

Wanita itu,
Seperti pelangi, gambaran keindahan, kepingan jiwa yang berharga, kekayaan yang tak ternilai, perasaan hati yang nyata.

Berjuta Wanita menginginkan kesempurnaan, kasih sayang, perhatian, perlindungan, tempat yang aman, cinta dan ungkapan hati.

Wanita, seperti tetesan embun yang segar dan memberi kesejukan baru. Dingin dan indah, memancarkan berjuta kilauan hati yang luar biasa dan tak terungkap dengan kata-kata.

Wanita laksana burung, bebas dan tak ingin terkekang, menyusuri setiap sisi kehidupan yang silih berganti datang tanpa mengenal waktu. Terbang jauh keangkasa, memandang setiap masalah dengan mata hati.

Wanita, seperti surya, memberi kehangatan dan kedamaian. Kebaikan hati wanita seperti bayangan, yang tak pernah lepas dari raga.

Aku .... wanita...
Aku menginginkan kebebasan dalam menentukan hidup, dan tak ingin dikekang.
Aku ingin berbagi hati dan jiwa
Aku ingin merasakan, berbuat dan berpikir rasional dan terbuka.
Aku menginginkan ketulusan hati, kesempurnaan jiwa, kasih sayang, perhatian, perlindungan, cinta.... dan ;
Seseorang yang bisa menjadi tempat yang aman buatku tinggal dan menetap.

Karena aku
Wanita.....

We Dont Have To Say The Words  

Posted by: miss hang in

People sitting, talking talk for hours
Discussing if the love, they've got is real

You don't have to say it
'Cause I know exactly what you feel

People keep on talking by the weather
Spending words unimportant things

Staying in a corner Listen to our hearts
that sing..

We don't have to say the words
We live by the love that's in our eyes

If we're feeling good or bad
We don't have to say it
We don't have to say the words

Sometimes I can feel you read my mind babe
That I'm an open book for you

Hey, never hard for us to find love
Always I'm coming through to you

We don't have to say the words
We live by the love that's in our eyes

If we're feeling good or bad
We don't have to say it
We don't have to say the words

We don't have to say the words
We live by the love that's in our eyes

If we're feeling good or bad
We don't have to say it
We don't have to say
We don't have to
say the words

We don't have to say..

Berburu Celeng  

Posted by: miss hang in


Memandang echa, mengingatku dengan perjanjian konyol kami seminggu yang lalu. Waktu itu echa aq minta menemaniku lembur dikantor, dia berkata kepadaku. "C, tanggal 14 nanti kita ngapain?" dasar bocah, pertanyaan bodoh.. "Dirumah aja yach? ntar kita makan2 kue ato echa mo pergi nonton gak? cc punya tiket gratis nih"
Echa nyeletuk lagi "C, kan dah mao valentine, kita berdua aja perginya?". Aku jawab lagi "knapa? echa bosan sndiri yach? ahaa.. gini aja cha, yok berburu di mall.. biar kita ada pasangannya valentine ini, gimana?"..... "Ayooo..." si echa langsung menjawab dengan cepat.

Begitulah, saat kuceritakan rencana kami berdua pada kk, dia langsung tertawa dan berkata kalo perburuan kami identik dengan berburu celeng. Hahaha.... langsung aja aku ganti istilahnya menjadi berburu celeng. Gimana besok yah? ah gak kebayang deh.. celeng macam apa nanti yang aku sama echa tangkap nantinya....

Si pemburu cilikku masih kliatan blon siap karena kondisinya masih blon stabil.
Nyante aja cha, besok kita cari celeng-celeng yang gemuk-gemuk, hahaha..... :D:D

Polisi Kere...  

Posted by: miss hang in


Beberapa hari yang lalu, tepatnya senin pagi ketika aq pergi kekantor, macetttttt. ternyata ada pemeriksaan polisis, aq lurus aja, tiba2 dijalan ada polisi yang menyuruhku bertepi... saat hendak menepi, pikiran muncul, ada salah apa ya? mmm, sabuk pengaman? kupake, ada apa yah?

"Selamat Pagi Bu"... polisi aneh itu menyapaku,. kemudian dia menanyakan sim, surat-surat kendaraan, kotak p3k, dan laen-laen, mengucapkan terima kasih dan.. eehhhh.... "Sebentar Bu, bemper mobil anda, kenapa gak ada?"... Cuapek deh.. bemper??? o no... ada2 aja, dasar polisi. masak cm gara-gara bemper aq mesti ditilang?.

Sontak aja aq nanya "Kenapa Pak? bemper aq emank gak dipasang coz, sebelumnya karena abis disenggol mobil laen waktu di parkiran" (kebetulan emank aq bawa mobil papa, karena mobilku abis kecelakaan sabtu kemaren).

si polisi ngotot mau nilang aq, aq pun ngotot tak mau ditilang, karena kalo emank si bemper itu bermasalah, kenapa gak dari kemaren2 aja ditilang, kenapa baruu sekarang? ada2 aja si polisi. Tak puas, dia langsung mengeluarkan nota kecil dari sakunya, menuliskan surat tilang buatku. Langsung aja aq ambil hape dan menanyakan namanya karena merasa gak masuk akal.. Sambil bertanya kuarahkan kamera hapeku, polisi itu kemudian berusa ha menghindar dan berkata, kalau gak mau di tilang, udah, selesaikan secara baik-baik aja deh..

Baru tau kalo si polisi ngais rejeki pagi-pagi,... dasar polisi kere....

Aq gak kasi comment, tapi langsung berkata, "Loh pak, saya kan gak salah? kenapa mesti ada masalah? gini aja deh, saya photo bapak, sekalian namanya, biar nanti aq ke poltabes, ngelapor sendiri, n tanya disana, apa bemper mobil itu termasuk dalam kesalahan sehingga mesti ditilang?" si polisi kere itu sambil maki-maki menyuruhku pergi...

wkwkwkwkwk..... mank enak??????

I Wanna Take Forever Tonight  

Posted by: miss hang in ,


(Peter Cetera & Crystal Bernard)

Feel your breath on my shoulder
And I know we couldn't get any closer
I don't wanna act tough
I just wanna fall in love
As we move into the night
I get crazy
Thinking how it's gonna be with you, baby
I don't wanna play rough
I've been loving you enough, oh baby

Wanna take forever tonight
Wanna stay in this moment forever
I'm gonna give you
All the love that I've got
I wanna take forever tonight
Fill you up, fill you up with love
When we close the door
All I need is in your eyes
I wanna take forever tonight

Touch my lips, I'm on fire
You're the only one
I'll ever desire
Turn the lights down low
Make the world go slow
When I'm holding you tonight
It's so easy
Nothing moves me like you do
When you tease me
And to rush would be a crime
I just wanna spend some time with you, baby

Wanna take forever tonight
Wanna stay in this moment forever
I'm gonna give you
All the love that I've got
I wanna take forever tonight
Fill you up, fill you up
Give you all my love tonight
When we close the door
All I need is in your eyes
I wanna take forever

And when I'm here beside you
I wanna see what drives you
Out of your mind
Oh baby
I never wanna leave
I only wanna be with you
'Cause I love how I feel
Your love is for real

I wanna take forever tonight
Wanna stay in this moment forever
I'm gonna give you
All the love that I've got

I wanna take forever tonight
Wanna stay in this moment forever
I'm gonna give you
All the love that I've got
'Cause I can't live without you

suka banget lagu ini,.. mengingatkanku pada suatu masa - once upon a time...

Perilaku buruk orang tua yang mempengaruhi anak  

Posted by: miss hang in

Chapter 1

Ada beberapa perilaku buruk orang tua yang secara tidak langsung mempengaruhi perilaku anak di dalam rumah tangga. Salah satunya adalah Merasa Gengsi untuk Menyapa terlebih dahulu ketika kita memarahi anak kita terlebih dahulu secara berlebihan.

Apabila kita sudah terlanjur marah besar terhadap anak kita, biasanya rasa marahnya terbawa sampai berhari-hari, ya tentu saja pada ujungnya kita akan enggan menyapa anak kita ataupun sebaliknya karena rasa kesal ditambah rasa gengsi yang mengganjal. Masing-masing menunggu untuk memulai lagi hubungan yang normal. Jika ini terjadi berarti kita telah membuat suatu kerancuan dalam proses mendidik anak, anak kita tidak bisa lagi membedakan apa yang salah, apakah perilakunya? Atau dirinya secara pribadi. Anak kita akan merasa bahwa secara pribadi dia juga kurang disukai dan biasanya hal ini akan membuat dirinya agak menderita, padahal dalam proses mendidik anak kita harus jelas menyampaikan pesan moralnya bahwa yang tidak kita sukai adalah perilakunya dan bukan pribadinya.

Siapakah seharusnya memulai hubungan ini kembali? Ya, tentunya orang tuanya yang memulai manakala anak kita mulai menunjukkan tanda-tanda perdamaian dan mulai mau mengikuti apa yang kita inginkan. Jangan tunda-tunda lagi, segeralah memulai pembicaraan dengannya, ajaklah kembali bicara seperti biasanya, jika perlu mintalah maaf atas apa yang terjadi pada kita dan anak kita dan biasanya anak kita pun akan ikutan untuk meminta maaf. Jelaslah dengan ini pula kita memberi pesan bahwa sesungguhnya yang tidak kita sukai adalah perilakunya dan bukan anak kita secara pribadi.

The Wedding  

Posted by: miss hang in ,


Kamis, 29 Januari 2004
Manado Grand Palace

mmm………………
that’s my wedding day… (seharusnya)

mestinya hari itu aku menjadi seorang yang sangat berbahagia.
mestinya saat itu aku sudah melepas lajangku dengan pria istimewa yang mencuri hatiku.
mestinya sekarang aku hidup bersama keluargaku sendiri, punya suami dan anak-anak yang kukasihi.
mestinya detik ini hidupku berubah.
hari ini aku ngerayain ultah pernikahanku yang ke-4.

Tapi semuanya sudah direncanakan oleh Tuhan.
Aku hanya bisa sampai merencanakannya, Tuhan yang menentukan yang terbaik bagiku.
Dulu, aku mesti butuh waktu berbulan-bulan untuk melupakan kejadian menyakitkan itu, bahkan aku mesti pergi untuk tidak mengingatnya lagi.
Sekarang, setelah aku diperhadapkan dengan situasi seperti ini lagi, aku cuma butuh waktu 3 hari untuk meratap dan mengurung diri di kamar, 2 hari untuk pemulihan, dan 2 hari untuk melupakan pria itu. Lelaki yang pernah hadir di hidupku dan akhirnya pergi dengan wanita lain pilihannya tanpa penjelasan bahkan meminta restu dariku.

Menyakitkan memang, tapi aku sudah mulai terbiasa menghadapi situasi seperti ini,...

Sekedar mengingat kembali,
Waktu itu.... seminggu sebelum pernikahanku, aku pergi mengecek gaun warna gading model kemben dengan potongan selutut didepan dan sedikit terbuka dipunggung dan panjang belakangnya, karena seminggu sebelumnya bajunya terlalu besar buatku pakai, sudah beres. Begitu juga dengan foto pre-weddingku yang sudah selesai dan kartu-kartu undangan yang siap dijalankan. Gedung tempat resepsi bahkan persiapan untuk resepsinya sendiri benar-benar sudah matang. Semua surat-surat sudah lengkap dan tinggal menunggu saat yang ditentukan.
Entah mengapa, semuanya terjadi begitu cepat dan ........

Pernikahanku batal, dan semuanya hanya berakhir dengan air mata.
Waktu itu aku terpukul dan sama sekali tak bisa menerima kenyataan, membiarkan diri sendiri terkurung dalam kesedihan yang mendalam dan menyiksa diriku sendiri ternyata tak mampu merubah kenyataan.
Doa papa dan mamaku yang mampu merubah suasana hatiku. Siang dan malam tak henti-hentinya mereka berdoa buatku, sampai aku akhirnya menyadari kenyataan yang ada dan berusaha untuk menerima semuanya dan menjalani kehidupan seperti biasanya lagi.

Kami memang berbeda kultur dan keyakinan. Mungkin itu yang tak bisa menyatukan kami. Sampai sekarang, aku masih punya komunikasi dengannya, walau sebatas teman biasa saja.

Berusaha untuk menjadi kuat dan tegar dalam segala hal itu tekadku.

Aku perempuan,
Dan aku tak mau tersiksa dengan perasaan-perasaan murahan yang menyayat batin.
Karena aku,
Perempuan yang luar biasa tangguh menghadapi berbagai masalah.
Dan karena aku,
Adalah perempuan yang dikasihi Allah Bapa di surga.
Yang sudah membentengi aku dari berbagai masalah hidup.
Apapun itu, aku tak akan pernah takut menghadapinya
Karena Tuhan ada dipihakku.

Sekarang, mengingat ini semua hanya membuatku tersenyum, karena ternyata aku mampu melewatinya.

Pernikahan,..... aku percaya suatu saat aku pasti akan melewatinya....

Dan buatku sekarang, itu bukan lagi suatu kewajiban, sesuatu yang harus dilakukan.
Punya seorang lelaki istimewa dalam hidup itu mungkin impian setiap wanita didunia. Tapi buatku, itu tidaklah terlalu penting karena tanpa kucari Tuhan sudah menyediakannya bagiku. Seorang yang terbaik dari semuanya.

Gadis Pacenongan  

Posted by: miss hang in , ,


seperti biasa, jam 12 siang aku duduk istirahat mendengarkan radio favoritku.
dan siaran yang kutunggu-tunggu tiba juga.

Bagaikan duduk di kafe sambil minum capucino, demikian kafe etos dihidangkan untuk smart listener. aku sampai hafal kata pembukanya...wakakakk....... :)

kali ini kafe etos bercerita tentang etos kehormatan.
kisah etos yang gurih dan renyah yang menuntun inspirasi dan pencerahan tentang fenomena etos dalam berbagai seting kehidupan.... ( i like this one )

Gadis Pacenongan

Kisah ini terjadi di jalan pacenongan jakarta, saat beberapa pengurus sebuah yayasan makan malam di warung kaki lima sesudah mengadakan rapat. Begitu duduk mereka langsung diserbu pedagang asongan dan seorang diantara pengasong itu adalah seorang gadis kecil berusia kurang lebih 10 tahun. Ia menjajakan kue. Namun karena sibuk berdiskusi, kehadiran para pedagang asongan ini tidak mereka hiraukan. Saat pesanan tiba para pengasong itupun mundur satu per satu, sebagian mengalihkan dagangannya ke tamu lain sisanya beristirahat dipinggir jalan, namun gadis kecil itu tetap bertahan. Dengan tabah dan sabar dan sorot mata yang membujuk, ia berdiri disamping tamu yang duduk itu.

Tekad gadis ini membuat seorang ibu jatuh iba, ia membuka dompetnya mengeluarkan uang pecahan seribu rupiah dan menyodorkannya kepada si gadis. Namun gadis ini hanya menggelengkan kepalanya. Sang ibu menambahkan seribu rupiah lagi, tapi dia tetap menolaknya. “Barangkali kurang” demikian batin si ibu, ia pun menambah menjadi tiga ribu. Aneh, gadis ini tetap menolak. Sikap gadis ini menarik perhatian semua tamu yang ada dimeja tersebut, lalu seorang bapak berkata dengan nada heran ”Dik, kenapa ditolak?”. Gadis kecil itu berkata ”Kata ibu saya tidak boleh mengemis, saya harus jualan”. Jawaban gadis ini menyentakkan perasaan, mereka takjub dan kagum bagaimana mungkin gadis ini menolak pemberian tiga ribu rupiah yang menurut taksiran jika dia mampu menjual seluruh kuenya untungnya tidak akan sebesar itu demi sebuah prinsip. Para tamu tersentuh dan tiada pilihan lain, merekapun membeli semua kue-kue gadis ini seharga lima belas ribu rupiah. Setelah itu barulah gadis kecil ini tersenyum, mengucapkan terima kasih dan meninggalkan mereka.

Kisah ini bercerita tentang harga diri, mengemis itu tidak haram tetapi sudah tentu pekerjaan tidak terhormat. Ketegaran gadis kecil penjual kue yang tidak mau menerima belas kasihan dan bersikuku menjual dagangannya patutlah dicontoh. Penampilan luar sering menjadi acuan harkat dan martabat seseorang. Semakin keren atau bermerek penampilan seseorang, perhatian semakin tertuju padanya. Mungkin benar, penampilan luar yang mentereng, busana mahal, perhiasan yang mengkilap, kendaraan mewah bisa menjadi tanda bahwa orangnya berasal dari kalangan atas. Namun kalau mentalnya dibedah, mungkin mental pengemis yang akan ditemui. Sebaliknya orang sederhana yang selalu dipersepsi sebagai kelas bawah tetapi bisa jadi kemandirian mereka justru lebih tinggi. Gadis kecil tadi mengajarkan, kehormatan bukanlah apa yang kita tampilkan keluar, namun apa yang kita pancarkan dari dalam. Itulah budi pekerti, ketegaran, keterhormatan.

Dalam bekerja tentung saja keterhormatan, harga diri martabat adalah sangat penting dan itu semua kita wujudkan menjadi karya yang berkualitas yang menonjol yang excellent. Etos kali ini berbicara tentang kehormatan.
Marilah kita menjaga harga diri kita agar tetap tinggi dengan menolak melakukan hal-hal yang hina.



dikutip dari "Kafe Etos" Smart FM Manado
Special thanks for Peter Waworundeng

Made in Japan vs Made in Swiss  

Posted by: miss hang in ,

Negara manakah yang lebih banyak menghasilkan jam. Japan atau Swiss? Jawabannya Japan

Tetapi negeri manakah yang disebut negeri jam? Jawabannya Swiss

Apa perbedaan keduanya?

Sampai awal 70an, jika berbicara tentang jam orang pasti akan langsung teringat swiss, kemudian teknologi baru yang dinamakan quartz ditemukan. Meskipun pertama kali diperkenalkan di swiss, teknologi ini di tolak oleh komunitas industri jam disana. Karena menurut mereka perkakas yang tidak menggunakan per atau gerigi, itu bukanlah jam namanya. Japan tanggap dan langsung mengadopsinya, hasilnya keluarlah berbagai merek jam buatan japan yang akurasinya tidak kalah dengan buatan swiss namun istimewanya harganya jauh lebih murah.

Dalam waktu singkat Japan pun menjelma menjadi negeri produsen jam terbesar didunia. Melihat kejayaan japan, swiss tidak tinggal berdiam diri. Revolusi butuh dalam industri jam terjadi secara besar-besaran. Mereka menyodorkan cara pandang baru dalam industri jam, kalau dahulu jam hanya sekadar perkakas penunjuk waktu, mereka merubah konsepnya menjadi simbol pribadi-pribadi yang sukses. Jam buatan swiss dipandang sebagai lambang kesempurnaan dengan kualitas istimewa, karya seni buatan tangan sang maestro dan hanya orang-orang terbaik dibidangnya yang patut memakainya. Hasilnya industri jam swiss naik lagi keperingkat atas. Rolex misalnya, jika kita mencermati iklannya, selalu menggunakan selebritis dunia yang merupakan juara atau legenda dibidangnya, tampilannya pun khas, selalu ada disampul belakang majalah terkemuka, full color, mewah, eksklusif, kesan yang ingin ditampilkan ialah jika anda memakai jam ini, maka anda akan setara dengan mereka. Dengan kata lain spirit, gengsi dan kelas anda akan terangkat dengan memakai jam tersebut. Perubahan kualitas dan paradigma membuat industri jam swis berjaya kembali.

Satu fenomena khas kehidupan selalu berulang dimana-mana, para juara sekali waktu akan memasuki masa pensiun diri. Ini terjadi pada individu seperti Muhammad Ali, Martina N, Ellyas Pical atau Icuk Sugiarto. Pada tataran korporat misalnya IBM, Kodak, Sony, Indosat ato Indofood, dan negara pun misalnya Romawi, atau Inggris, gejala serupa bisa dijumpai. Cirinya sang juara merasa tidak perlu lagi bekerja keras seperti dahulu, tak perlu lagi belajar atau berlatih mati-matian seperti sedia kala, “kita kan sudah juara, mari bersantai dan menikmati anggur kesuksesan” kira-kira demikian sikap mereka, lanjutannya kewaspadaan semakin rendah, lebih jauh lagi mereka mulai menjadi arogan, menganggap enteng para pesaing dan melecehkan kompetitor, sampai suatu saat mereka pun terkejut, mereka disalip, dikalahkan, atau digusur. Banyak yang digusur selamanya tergusur, mereka bangkrut lalu hilang dari peredaran. Industri jam di swiss tergolong yang beruntung, mereka segera sadar, bertobat dan menata diri kembali, hasilnya mereka mencuat dengan tampilan yang lebih baik, mereka merubah paradigmanya dari industri kronometer menjadi menjadi industri perhiasan. Jadi, marilah bersikap sadar dan waspada, marilah berubah dan memelihara etos kerja adalah kehormatan. Kita harus bekerja tekun penuh keunggulan.


dikutip dari "Kafe Etos" Smart FM Manado
Special thanks for Peter Waworundeng

Seseorang yang paling dikasihi ayahku.  

Posted by: miss hang in , ,


Seorang dosenku pernah memberitahukan kisah berikut :"
Aku adalah salah satu dari tiga belas anak." Suatu hari saat aku bermain di jalan dikampung halamanku, aku merasa sangat haus dan berlari pulang ke rumah untuk mendapatkan segelas air.

Ayahku baru saja sampai dirumah dari tempat kerjanya untuk makan siang. Ia duduk di meja dapur dengan seorang tetangga. Sebuah pintu memisahkan dapur dari lemari makan dan ayahku tidak tahu aku ada disana.

Tetanggaku itu berkata kepada ayahku, 'Joe, ada sesuatu yang ingin kutanyakan kepadamu sedemikian lama. Kau memiliki tuga belas anak. Siapakah anak yang paling kau kasihi dan menjadi favoritmu di antara ketiga belas anakmu itu?'.

Aku menempelkan kupingku lekat-lekat didinding berharap kalau nama yang terucap adalah aku. 'Mudah saja,' kata ayahku. 'Mary anakku yang berusia duabelas tahun. Ia baru saja memakai kawat gigi dan merasa minder dan malu sehingga ia tidak mau keluar rumah lagi. Oh, tapi kau menanyakan tentang anak yang paling menjadi favoritku. Itu adalah Peter anakku yang berusia dua puluh tiga tahun. Tunangannya baru saja memutuskan pertunangan mereka, dan ia kesepian. Tetapi anak yang paling sungguh-sungguh kukasihi adalah si kecil Michael. Ia benar-benar tidak dapat bekerjasama dan buruk dalam olahraga manapun yang coba ia mainkan. Tetapi tentu permata hatiku adalah Susan. Baru berusia dua puluh empat tahun, tinggal di apartemen sendiri dan memiliki masalah dengan minum-minuman. Aku bersedih dan menangis untuk Susan. Tapi kurasa semua anak...' dan ayahku melanjutkan, menyebutkan setiap nama ketiga belas anaknya."

Dosen itu mengakhiri kisahnya dengan berkata, "Yang kupetik dari semuanya itu adalah siapa yang paling dikasihi ayahku adalah anak yang paling membutuhkannya. Sama seperti Bapa disurga, Ia paling mengasihi mereka yang paling membutuhkanNya, yang bergantung padaNya, bersandar padaNya, dan mempercayainya dalam segala sesuatu. Ia tidak peduli apakah kau setulus Santo Yohanes atau berdosa seperti Maria Magdalena. Yang terpenting dari segalanya adalah percaya. Belajar untuk mempercayai Tuhan tidak menunggu sampai kita memiliki hidup yang bermoral sebelum ia mulai mengasihi kita."


Sumber : Lion and Lamb, Brennan Manning.

Papa Tersayang  

Posted by: miss hang in ,

Beberapa waktu yang lalu, keluargaku kedatangan salah satu anggota keluarga yang sudah bertahun-tahun tak pernah kami lihat, seingatku terakhir melihatnya waktu berumur kira-kira 4 bulan, masih bayi dan tak mengerti apa-apa. Dian namanya, lahir tanggal 14 Agustus 16 tahun yang lalu.


Waktu itu, ibunya (tanteku) karena suatu masalah dalam keluarganya membawanya pergi dari rumah ke ambon kerumah sodaranya dan tinggal disana untuk beberapa tahun lamanya dan kembali lagi tanpa membawa Dian dengan alasan tak cukup uang untuk biaya perjalanan kembali pulang ketika omku menanyakannya. Untuk sekian waktu yang panjang om berusaha untuk mengajaknya pulang, tapi sodara tante tidak pernah mengijinkan dan bahkan setiap surat yang selalu om kirimkan ternyata tak pernah disampaikan kepadanya tetapi mereka selalu berjanji untuk akan membawa Dian pulang kesini.


Dan saatnya, ketika Dian datang untuk merayakan natal bersama dengan keluarga kami disini telah tiba, ayahnya dengan air mata berlinang-linang karena bahagia pergi menjemputnya. Tapi apa yang terjadi,.. tidak seperti yang diharapkan. Saat om hendak memeluknya, dia menjauh bahkan tak mau disentuh sedikitpun oleh om yang adalah ayah kandungnya sendiri, omku itu memahami mungkin karena kelelahannya dalam perjalanan (karena begitu tiba dirumahpun, Dian langsung terlelap).


Hari-hari berikutnya adalah hari-hari terberat om dan tanteku. Dian yang datang dengan sodaranya tante itu, tak pernah mau bicara dengan om, hanya dengan tante saja, bahkan saat keluargaku dan semua keluarga kami disini pergi untuk melihatnya, Dian memilih tidur dan enggan bicara dengan kami yang adalah om, tante dan sepupu kandung sendiri. Papaku sendiri bahkan merasakan keanehan dari anak itu dan menyampaikannya padaku. “Anak yang aneh, bukankah mestinya dia bahagia hadir ditengah keluarganya sendiri?” tapi memang begitulah yang terjadi. Akupun tak menyangka keadaan yang demikian, saat kulihat dia pertama kali (karena waktu Dian datang aku sedang berlibur keluar kota) aku tak menyapanya, karena kesanku buruk terhadapanya.


Entah apa yang merasukinya ketika suatu saat ayahnya menegur untuk kebaikannya, dia balik membalas dengan perkataan yang menyakitkan sekali “Kau tak usah memikirkan diriku, karena kau bukanlah papaku, kau meninggalkanku begitu lama dan tak pernah peduli denganku, jadi kau tak usah menegurku. Aku tak perlu teguranmu”. Omku terdiam dan meneteskan kembali airmatanya mendengar kata-kata itu, kata-kata yang tak pernah diharapkannya keluar dari mulut anak yang sangat diharapkannya pulang kerumah setelah bertahun-tahun tak pernah dilihatnya.


Aku memang tak terlalu dekat dengan omku itu, tapi ketika dia diperhadapkan dengan situasi seperti itu, aku tak akan pernah tinggal diam. Dengan kesal dan hati yang marah aku membentaknya didepan semuanya. Aku mengingatkannya bahwa selama ini, keluarganya selalu mengurusnya, mengirimkan segala keperluannya, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, selalu menelponnya tapi selalu dikatakan sudah tidur atau lagi pergi, rajin mengirimkannya pakaian-pakaian dan berbagai keperluannya, dan menjelaskan kembali kalau keluarganya tak pernah meninggalkannya tapi sodara-sodaranya dari mamanya sendiri yang tak pernah mengijinkan dia pulang kesini. Tak menyangka sebesar ini anak ini membenci ayahnya sendiri, aku mengatakan kepadanya kalau dia itu anak durhaka terhadap orang tua. Sepupuku yang lain menenangkanku karena ternyata tanpa kusadari aku hampir memukulinya. Walaupun aku dalam keadaan menangis karena sakit hati. Dua minggu kemudian Dian pulang kembali ke ambon tanpa pamitan kepada omku.


Sekarang Dian pergi dan meninggalkan sejuta luka di hati om, aku bisa memahaminya perasaan om sekarang dan hal ini yang membuatku dekat dengannya. Dia bercerita kepadaku kalau sekarang dia tak pernah menganggap kalau dia pernah punya anak perempuan lagi sambil memelukku dan menangis.


Dua hari yang lalu, aku pergi mencari buku bacaan ke toko buku, saat sedang mencari buku, mataku menangkap sebuah buku yang berjudul “Hanya Untuk Para Ayah”. Sebenarnya aku tak berniat membelinya, tapi ketika kubaca isinya, aku menangis dan teringat papaku dirumah dan terngiang kembali Dian yang sudah menyakiti hati ayahnya. Aku membelinya dan memberikannya pada papaku. Papaku heran dan berkata, “Ultahnya kan masih jauh nak, knapa kau belikan kado buat papa?” aku cuma tersenyum dan berkata dengan nada canda “Soalnya aku suka lupa ultahmu papa, jadi kubelikan sekarang aja, jangan lupa dibaca yah?”.


Keesokan harinya, seperti biasa papa membangunkanku untuk mengingatkan aku pergi kerja, dan ada yang aneh. Papa membuatkan kami dirumah sarapan pagi, dia membuatnya dengan tangannya sendiri. Bahkan menawarkanku untuk mengantarkanku pergi ke tempat kerja. Saat diperjalanan papa diam saja, tapi setelah aku hendak turun karena sudah sampai ditempat kerjaku, papa memelukku dan berkata “Nak, aku sayang padamu” dengan bahagia akupun membalasnya “Tanpa kau katakanpun aku tau papa, kalau papa menyayangiku. Akupun sayang padamu dan tak pernah terlintas dipikiranku untuk menyakitimu pa”. Disudut matanya kulihat airmata yang nyaris jatuh. Papaku tersenyum dan berkata dia akan menjemputku kembali sepulang kerja.


Papa adalah orang yang paling dekat denganku dan aku sangat menyayanginya seperti aku menyayangi mama dan adikku. Semoga aku menjadi anak yang baik dan tak pernah menyakiti hati papaku, itu harapan dan doaku.


Kata-kata yang menguatkan dari ayah dan ibu adalah seperti lampu yang menyala. Berbicara sepatah kata yang meneguhkan disaat yang tepat dalam hidup seorang anak, seperti menerangi seluruh ruangan yang penuh dengan kemungkinan-kemungkinan.

-Garry Smalley

Benih dan Petani...  

Posted by: miss hang in


Ada sebuah benih tumbuh ditepi jalan, terhimpit diantara batu dan semak-semak duri yang tajam.
Benih mengeluh dan mulai merasa tersiksa dengan keadaannya. “Ah, kenapa Tuhan menempatkan aku ditempat seperti ini? Mestinya aku tumbuh dipadang subur dan hijau bukan diantara semak belukar seperti ini. Apa salahku Tuhan, sehingga kau memberikan tempat seperti ini?”


Semak belukar rupanya memperhatikan si benih dan mulai berkata “Hai benih kecil, berhentilah mengeluh, bukankah itu sudah kodratmu untuk tumbuh bersama kami, akupun sebenarnya tak pernah menginginkanmu untuk berbagi tempat denganku.”
Si benih berkata “Maaf, kalau aku sudah tumbuh ditempatmu, tapi ini bukan keinginanku, dan bukan salahku juga kenapa aku tumbuh ditempat ini, bagaimana bisa aku bisa besar kalau kau dan batu-batu ini menghimpitku?”
Si Batu berkata “Bisakah kau diam benih kecil, aku bosan terus menerus mendengar keluhanmu setiap saat, kalau kau tidak berhenti mengoceh aku akan menimpamu sampai mati.”


“ Baiklah, aku akan berhenti mengoceh jika itu mau kalian, tapi tolonglah, untuk tidak menghimpitku selalu, aku kesakitan” benih itu pun berhenti berkata-kata.
Benih kecil itupun diam dan sesekali meringis menahan perihnya duri yang selalu menusuknya berhari-hari, dan batu-batu yang selalu dengan sengaja menghimpitnya hingga batangnya nyaris patah.


Suatu hari tak jauh dari situ ada seorang petani yang sedang berjalan pulang menuju rumahnya, saat melewati pinggiran sawah, petani beristirahat dan tanpa sengaja melihat benih kecil yang indah didekatnya. “ Wah indahnya, kasihan sekali kau, tumbuh di tempat seperti ini, sudah tanahnya kering, terhimpit oleh batu, hampir patah pula karena kena tajamnya semak belukar liar ini. Lebih baik kau kubawa pulang saja”


Sang petanipun dengan hati-hati mengambil benih itu dan dibawahnya pulang kerumah.
Dirumah, si petani mulai menanam kembali benih indah itu dibelakang rumahnya disamping sungai kecil yang jernih. “Semoga kau tumbuh dengan subur, disinilah tempatmu bukan ditepi jalan” begitu kata si petani sambil menyiram benih yang baru ditanamnya itu. “Tuhan terima kasih sudah memberikan tempat yang layak buatku, terima kasih petani, suatu saat aku akan membalas kebaikanmu”, benih kecil itupun tersenyum.
Setiap hari sebelum dan sesudah pulang dari sawah, petani itu pasti menyempatkan diri untuk membersihkan dan menyiram benih itu.


Akhirnya benih itu tumbuh subur menjadi pohon yang besar, begitu kuat karena akarnya merambat jauh kedalam tanah, tumbuh subur karena hidup ditepi aliran sungai.

Suatu saat, kelaparan besar menimpa dusun kecil dimana petani itu tinggal, petani itupun kesusahan karena sawahnya tak menghasilkan dan tak ada makanan dirumah.

Si benih yang sudah menjadi pohon besar itupun berkata dalam hati, “Kasihan petani ini, aku harus membantunya kali ini, karena dia sudah membantuku untuk tumbuh subur seperti ini, aku harus berbuah, berbuah yang lebat supaya aku bisa mencukupkan kehidupannya setiap hari, dia sudah bekerja untukku maka aku harus menghasilkan buah untuknya”. Maka si pohon itupun mulai berbuah, satu, dua,.. sepuluh,… dua puluh,… tidak terhitung lagi banyaknya.


Suatu pagi saat petani itu melihat pohon itu, alangkah terkejutnya dia melihat buah yang begitu banyak tumbuh dari pohon itu, “Terima kasih Tuhan, sudah memberiku makanan hari ini”. Petani itu tak henti-hentinya mengucap syukur atas hal itu, dipetiknya buah itu dan dibagikannya kepada orang rumah dan tetangga-tetangganya.

Pohon itu tersenyum bahagia, karena dia mampu membalas kebaikan petani yang selalu merawatnya. Pohon itu tumbuh semakin besar dan subur, berbuah semakin lebat, dan selalu menjadi tempat yang sejuk untuk berteduh bagi orang-orang.


dedicate for step and echa