
Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu?,
ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit, Engkau disana;
jika aku menaruh tempat tidurku didunia orang mati,
disitupun Engkau.
Jika aku terbang dengan sayap fajar,
dan membuat kediaman di ujung laut,
juga disana tangan-Mu akan menuntun aku
dan tangan kanan-Mu memegang aku.
Jika aku berkata:
"Biarlah kegelapan saja melingkupi aku,
dan terang sekelilingku menjadi malam,"
maka kegelapan bagi-Mu,
dan malam menjadi terang seperti siang;
kegelapan sama seperti terang
Mazmur 139:9-12
ada kesukaan saat membaca ayat ini, ternyata tidak ada tempat yang paling teduh selain dekat denganNya, semakin aku menjauh, semakin Tuhan hampir denganku
semakin aku terkekang dengan beban berat, Tuhan melepaskannya dengan kasih,
semakin aku terpuruk dengan keadaan, Tuhan datang menghibur dan memberi kelegaan.
Thanks Dad, untuk setiap detik kasih sayang dan kesetiaanMu padaku,
siapakah aku Tuhan sehingga Kau mau berkorban untukku? Aku cuma segumpal debu yang kau buat dengan tanganMu yang penuh kasih dan hembusan nafas hidup dengan cuma-cuma dari engkau sungguh, tidak dapat kubalas semuanya..
Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan
segala kebajikan-Nya padaku?
Mazmur 116:12
Pakailah aku Tuhan sesuai kehendakMu....
This entry was posted
on 5:38:00 AM
and is filed under
Hope,
Mind,
Pray
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.